Pernah anda membayangkan, di suatu kelas semua siswa pastinya di beri pelajaran yang sama, diajar oleh guru yang sama, menggunakan buku yang sama, tetapi ketika evaluasi mengapa para siswa memiliki prestasi yang berbeda-beda ?
Salah satu penyebabnya adalah perbedaan gaya belajar dari tiap siswa. Masalahnya adalah, guru di sekolah menyampaikan materi pelajaran dengan satu metode. Sehingga siswa dengan gaya belajar yang tidak selaras dengan metode pengajaran konvensional akan kesulitan dalam menyerap informasi yang disampaikan.
Berikut 3 jenis gaya belajar :
Berikut 3 jenis gaya belajar :
Ada sebagian orang yang dengan melihat secara langsung baru bisa memahami.
Ciri-ciri gaya belajar visual ini yaitu :
- Cenderung melihat sikap, gerakan, dan bibir guru yang sedang mengajar
- Bukan pendengar yang baik saat berkomunikasi
- Saat mendapat petunjuk untuk melakukan sesuatu, biasanya akan melihat teman-teman lainnya baru kemudian dia sendiri yang bertindak
- Tak suka bicara di depan kelompok dan tak suka pula mendengarkan orang lain. Terlihat pasif dalam kegiatan diskusi.
- Kurang mampu mengingat informasi yang diberikan secara lisan
- Lebih suka peragaan daripada penjelasan lisan
- Dapat duduk tenang ditengah situasi yang reibut dan ramai tanpa terganggu
Mungkin anda pernah bertemu atau anda sendiri yang mengalami, ada seseorang yang hanya dengan mendengar saja bisa langsung paham atau percaya.
Ciri-ciri gaya belajar Auditori yaitu :
- Mampu mengingat dengan baik penjelasan guru di depan kelas, atau materi yang didiskusikan dalam kelompok/ kelas
- Pendengar ulung: anak mudah menguasai materi iklan/ lagu di televisi/ radio
- Cenderung banyak omong
- Tak suka membaca dan umumnya memang bukan pembaca yang baik karena kurang dapat mengingat dengan baik apa yang baru saja dibacanya
- Kurang cakap dalam mengerjakan tugas mengarang/ menulis
- Senang berdiskusi dan berkomunikasi dengan orang lain
- Kurang tertarik memperhatikan hal-hal baru di lingkungan sekitarnya, seperti hadirnya anak baru, adanya papan pengumuman di pojok kelas, dll
3. KINESTETIK (Kinesthetic Learners)
Siswa dengan gaya kinestetik ini merupakan kelompok yang paling dirugikan dalam sistem pengajaran konvensional. Apalagi sebagian besar materi pelajaran berada dalam tataran teori.
Ciri-ciri gaya belajar Kinestetik yaitu :
- Menyentuh segala sesuatu yang dijumapinya, termasuk saat belajar
- Sulit berdiam diri atau duduk manis, selalu ingin bergerak
- Mengerjakan segala sesuatu yang memungkinkan tangannya aktif. Contoh: saat guru menerangkan pelajaran, dia mendengarkan sambil tangannya asyik menggambar
- Suka menggunakan objek nyata sebagai alat bantu belajar
- Sulit menguasai hal-hal abstrak seperti peta, symbol dan lambang
- Menyukai praktek/ percobaan
- Menyukai permainan dan aktivitas fisik